PENGARUH TITIK NEI GUAN (P6) TERHADAP PENGURANGAN KELUHAN MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS SANANWETAN BLITAR

  • NEVY NORMA RENITYAS D3 Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Patria Husada
Abstract views: 238 , PDF downloads: 333

Abstract

Keluhan yang dirasakan ibu hamil trimester pertama adalah mual muntah (emesis gravidarum). Mual dan muntah pada wanita hamil adalah kejadian umum, terutama pada trimester I. Pada beberapa wanita hamil, mual dan muntah yang terjadi pada trimester I dapat berlanjut sampai melahirkan. Mual dan muntah yang parah, yang disebut hiperemesis gravidarum, dapat berbahaya bagi ibu dan janin, karena nutrisi yang sulit untuk masuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada efek akupresur dalam mengurangi mual muntah pada wanita hamil trimester di Puskesmas Sananwetan Kota Blitar.

            Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Total Sampling. Menggunakan One group pretest - Desain postest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita hamil trimester I yang mengalami muntah mual sedangkan sampel penelitian 15 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Teknik yang digunakan untuk menentukan pengaruh variabel dependen dan independen adalah uji Statistik Wilcoxon.

            Hasil penelitian dilakukan di Puskesmas Sananwetan Kota Blitar adalah wanita hamil trimester I yang mengalami muntah mual setelah diberikan akupresur mengalami penurunan mual muntah. Dari hasil uji Wilcoxon diperoleh p-value 0,000 <α (0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian acupressure pada Nei Guan (P6) terhadap pengurangan muntah mual pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Sananwetan Kota Blitar . Karena itu, ibu hamil yang mengalami mual, muntah dianjurkan untuk melakukan akupresur pada tenaga kesehatan karena lebih mudah dan lebih efektif.

 

Kata kunci: akupresur, mual  muntah, wanita hamil


Downloads

Download data is not yet available.

References

Saifuddin dkk., 2014. Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Denise.,2009. Mual dan Muntah Kehamilan. Jakarta: EGC

Giovanni Maciocia., 2016. Dasar-Dasar Pengobatan Cina. Yogyakarta: kyta

Mutaroh dkk., 2010. Ensiklopedi Kesehatan untuk Umum. Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA

Sim Kie Jie. 2014. Ilmu Titik Akupuntur.Jakarta: TCM Publication.

Linda juwita. 2015. Terapi Komplementer Akupresur Pada Titik Perikardium 6 Dalam Mengatasi Mual Dan Muntah Pada Kehamilan. Jurnal Ners Lentera.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2016. Profil Kesehatan Republik Indonesia tahun 2015.

Borelli (2007). Tips mengatasi mual muntah di awal kehamilan. http://www. rumahku.sorgaku.multiply.com/journal/item/22-21k.diperoleh pada tanggal 25 Juli 2016

Manuaba, IBG. 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: Kedokteran EGC.

Notoadmojo, S. 2010. Metododlogi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Price & Wilson. 2005. Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit ilid 2 Ed 4. Jakarta. EGC

Arikunto, S.2010. prosedur Penelitian Suatu pendekatan praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Manuaba, Ida Ayu Chandranita et al. 2008. Buku Ajar Patologi Obstetri Untuk Maasiswa Kebidanan. Akarta: EGC.

Rukiyah, dkk. 2011. Asuhan Kebidanan I (Kehamilan). Jakarta : Trans Info Media

Oktaviani, Rizki. 2013. Akupresur Zusanli (ST36) dan Gongsun (SP4) Untuk Menurunkan Mual Pada Pasien Dispepsia di RSUD Banyumas. Purwokerto: Fakultas Kedokteran Dan Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jendral Soedirman.

Runiari, N. 2010. Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Hiperemesis Gravidarum : Penerapan Konsep Dan Teori Keperawatan. Jakarta : Salemba Madika.

Published
2020-02-02
How to Cite
RENITYAS, N. N. (2020). PENGARUH TITIK NEI GUAN (P6) TERHADAP PENGURANGAN KELUHAN MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS SANANWETAN BLITAR. JuKe (Jurnal Kesehatan), 3(1). Retrieved from https://jurnal.stikesganeshahusada.ac.id/index.php/juke/article/view/131
Section
Research