UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN CABE RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) SEBAGAI HEPATOPROTEKTOR PADA TIKUS YANG DIINDUKSI OBAT-OBAT TUBERKULOSIS

  • ABDUL RAHIM Fakultas Kesehatan Universitas Hamzanwadi
Abstract views: 127 , PDF downloads: 183

Abstract

Tuberkulosis sampai saat ini masih merupakan penyebab angka kematian yang tinggi di negara berkembang, bahkan di negara maju angka kematian tuberkulosis meningkat kembali seiring dengan meningkatnya Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Sindrom (HIV/AIDS). Obat-obat anti tuberkulosis seperti isoniazid (INH), rifampisin, pirazinamid dan ethambutol mempunyai beberapa efek samping, dari yang ringan sampai yang berat. Efek samping yang patut diwaspadai adalah efek hepatotoksik. Saat ini mulai dikembangkan cara alternatif untuk menangani hepatotoksik yang disebabkan oleh penggunaan obat anti tuberculosis dengan memanfaatkan suatu tanaman herbal sebagai hepatoprotektor. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa flavonoid berpotensi sebagai hepatoprotektor. Yunita (2012) membuktikan adanya senyawa flavonoid pada daun cabe rawit, akan tetapi penelitian tersebut belum membuktikan efektifitas ekstrak daun cabe rawit sebagai hepatoprotektor. Jenis penelitian adalah penelitian Eksperimental Pre-Post Test With Control Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok pemberian ekstrak daun cabe rawit pada hari ke-0 sampai hari ke-14 memberikan penurunan kadar ALT sebesar 17,67 unit/liter dan AST sebesar 9,11 unit/liter. Sedangkan pada hari ke-0 sampai hari ke-28 memberikan penurunan kadar ALT sebesar 11,51 unit/liter dan AST sebesar 20,41 unit/liter. Hasil uji statistik dengan Paired Samples T-test menunjukkan kelompok ekstrak pada hari ke-0 sampai hari ke-14 memiliki nilai Sig 0,048 (p < 0,05), pada hari ke-0 dengan hari ke-28 memiliki nilai Sig 0,125 (p > 0,05) dan hari ke-14 sampai hari ke-28 memiliki nilai Sig 0,561 (p > 0,05). Kesimpulan menunjukan bahwa penurunan kadar ALT pada kelompok perlakuan optimal pada hari ke-14 dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada pemberian ekstrak hari ke-14 dan ke-28 dalam menurunkan kadar ALT.

 

 

Kata kunci: Daun Cabe Rawit (Capsicum frutescens L.), Tuberkulosis, AST, ALT

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arsyad Z. 1996. Evaluasi Faal Hati Pada Penderita Tuberculosis yang Mendapat Terapi Obat Anti Tuberkulosis. Cermin Dunia Kedokteran: 110

Cushnie T., Lamb A.J., 2005. Antimicrobial activity of Flavonoids. International Journal of Antimicrobial Agents,26: 343- 356.

Departemen Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia.2001.

Departemen Kesehatan RI. Pharmaceutical Care Untuk Penyakit Infeksi Pernapasan. 2005

Dewi, F.K. 2010. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia, Linnaeus) Terhadap Bkteri Pembusuk Daging Segar (Skripsi). Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universsitas Sebelas Maret. Surakarta.

Hermawan, A., Hana, W., dan Wiwiek, T. 2007. Pengaruh Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan Metode Difusi Disk. Universitas Erlangga.

Karlina, C., Muslimin I., dan Guntur, T. 2012. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Herba Krokot (Portulaca oleracea L.) Terhadap Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli. Universitas Negeri Surabaya.

Lathifah, Q. 2008. Uji Efektifitas Ekstrak Kasar Senyawa Antibakteri Pada Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Dengan Variasi Pelarut. Skripsi

Pan, X., Chen, F., Wu,T., Tang, H., and Zhao, Z. 2009. The acid, Bile Tolerance and Antimicrobial property of Lactobacillus acidophilus NIT. J. Food Control 20: 598-602.

Prawira, M., Sarwiyono., dan Puguh, S. 2013. Daya Hambat Dekok Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Penyebab Penyakit Mastitis Pada Sapi Perah. Universitas Brawijaya.

Prescott LM, Harley JP, Klein DA. 2002. Microbiology. 5th Ed. Boston: McGraw-Hill.

Wibowo, Agung Edy, (2012) Aplikasi Praktis SPSS dalam Penelitian, Gava Media, Yogyakarta.

Yunita.2012.Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Dan Fraksi Ekstrak Daun Cabe Rawit (Capsicum frutescens L.) Dan Identifikasi Golongan Senyawa Dari Fraksi Teraktif. Skripsi.

Published
2020-02-02
How to Cite
RAHIM, A. (2020). UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN CABE RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) SEBAGAI HEPATOPROTEKTOR PADA TIKUS YANG DIINDUKSI OBAT-OBAT TUBERKULOSIS. JuKe (Jurnal Kesehatan), 3(1). Retrieved from https://jurnal.stikesganeshahusada.ac.id/index.php/juke/article/view/132
Section
Research