HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU NIFAS DENGAN PELAKSANAAN KONTROL MASA NIFAS DI BPM MINTIANI DESA SEMEN KECAMATAN GANDUSARI KABUPATEN BLITAR

  • EVITA WIDYAWATI* Akademi Kebidanan Medika Wiyata
  • DARMINING** - Akademi Kebidanan Medika Wiyata
Abstract views: 69 , PDF downloads: 62

Abstract

Seiring perkembangan zaman, terjadi pula peningkatan pengetahuan dan teknologi yang demikian pesat. Ironisnya, pengetahuan yang paling mendasar seperti kontrol pada masa nifas justru terlupakan. Pendidikan seseorang berpengaruh pada pengetahuan, dimana semakin tinggi tingkat pendidikan semakin tinggi pula pengetahuan yang dimiliki dan sebaliknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan pelaksanaan kontrol masa nifas.

Jenis penelitian ini adalah korelasional analitik dengan desain cross sectional, penelitian dilaksanakan di Ds. Semen Kec. Gandusari Kab Blitar, jumlah responden 47 orang dengan total sampling. Analisa data dengan Uji Statistik yaitu uji Korelasi Spearman.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Tingkat Pendidikan ibu nifas terbesar yaitu SMA sebesar (57,4%). (2) Sebanyak 57,4% ibu  melaksanakan kontrol nifas paripurna. (3) Tidak ada hubungan tingkat pendidikan ibu nifas dengan pelaksanaan kontrol masa nifas.

Dari kesimpulan diatas disarankan kepada bidan desa yang melibatkan kader serta tokoh masyarakat untuk meningkatkan penyuluhan dan konseling tentang pentingnya kontrol masa nifas yang dapat dilakukan saat hamil trimester III atau sesaat setelah melahirkan. Hal ini agar segera dapat ditindaklanjuti oleh masyarakat sehingga kontrol nifas paripurna dapat tercapai sesuai program pemerintah.

 

Kata Kunci : Tingkat Pendidikan, Ibu Nifas, Pelaksanaan Kontrol Nifas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini Y, 2010. Asuhan Kebidanan Masa Nifas. Yogyakarta. Pustaka Rihama.http;//www.kebidanan.org/asuhan_kebidanan_masa_nifas. (diakses 25 November 2017)

Baston, Helen. 2012. Midwifery Essentials Postnatal Volume 4. Jakarta : EGC.

Cunningham. 2013. Obstetri Williams. Jakarta : EGC

Depkes RI. 2015. Profil Kesehatan Indonesia. http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profilkesehatanindonesia/profil-kesehatan-Indonesia-2015.pdf(diakses 20 November 2017).

Depkes RI. Dirijen Binkesmas, 2009. Pedoman Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak (PWS-KIA). UNICEF. Jakarta

Ihsan. 2011. Dasar-dasar kependidikan Komponen MKDK. Jakarta : Rineka Cipta.

http://digilib.unila.ac.id. (diakses 19 Juli 2018).

Kemenkes RI. 2014. Buku Ajar Kesehatan Ibu dan Anak.http://digilib.poltekkesdepkes-sby.ac.id/public/POLTEKKESSBY-Books703-LayoutBukuKIA06102015small. (diakses 24 Desember 2017)

Marmi. 2012. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas “ Peurperium Care”. Yogyakarta: pustaka pelajar.

Prawirohardjo,S., 2010. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Saleha, Sitti. 2009. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas . Jakarta: Salemba Medika

WHO. 2016. World health statistics 2016: monitoring health for the SDGs, sustainable development goals. France: WHO

Published
2020-02-02
How to Cite
WIDYAWATI*, E., & -, D. (2020). HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU NIFAS DENGAN PELAKSANAAN KONTROL MASA NIFAS DI BPM MINTIANI DESA SEMEN KECAMATAN GANDUSARI KABUPATEN BLITAR. JuKe (Jurnal Kesehatan), 3(1). Retrieved from https://jurnal.stikesganeshahusada.ac.id/index.php/juke/article/view/133
Section
Research