HUBUNGAN SOSIAL BUDAYA PANTANG MAKAN DENGAN KESEMBUHAN LUKA EPISIOTOMY PADA IBU NIFAS HARI KE VII di Wilayah Kerja Puskesmas Baruharjo Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek

  • Diyan Wahyuningsih
Abstract views: 37 , PDF downloads: 39
PLAGIARISM CHECK downloads: 0
Keywords: Sosial budaya pantang makan, penyembuhan luka episiotomy, ibu nifas

Abstract

Penyembuhan luka adalah suatu proses yang kompleks dengan melibatkan banyak sel. Proses yang dimaksudkan disini karena penyembuhan luka melalui beberapa fase. Fase tersebut meliputi: koagulasi, inflamasi, proliferasi, dan fase remodeling. Sosial budaya masyarakat yang masih membatasi makanan tertentu sebagai konsekuensi melestarikan budaya masyarakat akan berdampak pada penyembuhan luka episiotomy. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui  sosial budaya pantang makan dengan kesembuhan luka jahitan episiotomy ibu nifas hari ke VII di Wilayah Kerja Puskesmas Baruharjo Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek 

Desain yang dipilih adalah korelasional dengan jenisnya crosseccional. Populasi: Semua ibu nifas hari ke VII yang dilakukan episiotomy  di Wilayah Kerja Puskesmas Baruharjo Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek sebanyak 30 responden, sampelnya adalah semua populasi sehingga teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Uji analisis yang digunakan adalah Chi Quadrat dengan menggunakanan spss dengan kemaknaan 95 %.

Hasil penelitian, sebagian besar yaitu 17 ibu (56,7%) melakukan pantang makan. sebagian besar yaitu 16 ibu (53,3%) kesembuhan luka tidak baik, analisis hubungan menunjukkan pvalue < α.= 0,000 < 0,05 dengan koefisien korealsinya 0,625 yang berarti ada yang positif hubungan antara sosial budaya pantang makan dengan kesembuhan luka jahitan episiotomy ibu nifas hari ke VII dengan keeratan hubungan kuat.

Diharapkan responden tidak berpantang makan saat nifas dan mengkonsumsi makanan sesuai dengan gizi seimbang sehingga pemulihan nifas berlangsung cepat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almatsier (2007). Prinsip Dasar Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Anwar (2009). Kurang gizi pada ibu pasca bersalin. www.kompas.com. akses 2-1-2016

Arikunto (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

(2009). Managemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar (2003). Sikap Manusia Teori Dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

. (2004). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Binkesmas

Budiarto. (2007). Biostatistik Untuk Kedokteran Dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC

Depkes RI (2005). Menu Seimbang. Jakarta: Depkes RI

Depkes RI (2005). Menu Seimbang. Jakarta: Depkes RI

Erna Francin dkk (2005). Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Jakarta: EGC

Ferrer Hellen (1999). Perawatan Maternitas. Jakarta: EGC

George M (2006). Perilaku Kesehatan. Jakarta: Bumi Aksara

Hasan. Iqbal (2004). Analisa Penelitian Dengan Statistik. Jakarta: Bumi Aksara

Hidayat. A.A. (2007). Metode Penelitian Kebidanan dan Analisa Data Jakarta: Salemba Medika

Krisnatuti (2005). Menu sehat untuk ibu hamil dan menyusui. Jakarta: Puspa Swara

Kumaidi, (2000). Gizi Dalam Masyarakat. Bogor BPK Gunung Mulia.

Notoatmodjo. S (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2005). Konsep dan penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam. (2001). Pendekatan Praktis Metodologi Riset Keperawatan Jakarta: CV Sagung Seto.

Poerwodarminto. (2000). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka


Sudarso. (2007). Membuat Karya Tulis Ilmiah Bidang Kesehatan Dengan Penjelasan Dasar Metodologi Penelitian Dan Desain Penelitian Kesehatan. Surabaya: DUA TUJUH.

Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.

(2008). Metode Penelitian Pendidikan Bandung: Alfabeta

(2005). Statistik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

Suherni dkk (2009). Perawatan Ibu Nifas. Yogyakarta: Fitramaya.

Supranto. (2007). Tehnik Sampling Untuk Survey Dan Eksperimen. Jakarta: Rineka Cipta

Syarif (2008). Kurang gizi pada ibu nifas. www. kompas.com. accessed 04-01-2016

Varney dkk (2007). Buku Saku Bidan. Jakarta: ARCA
Published
2019-12-20
How to Cite
Wahyuningsih, D. (2019). HUBUNGAN SOSIAL BUDAYA PANTANG MAKAN DENGAN KESEMBUHAN LUKA EPISIOTOMY PADA IBU NIFAS HARI KE VII di Wilayah Kerja Puskesmas Baruharjo Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek. JuKe (Jurnal Kesehatan), 3(2), 8-12. Retrieved from https://jurnal.stikesganeshahusada.ac.id/index.php/juke/article/view/166
Section
Articles